Sinopsis My Princess Episode 15


Sinopsis My Princess Episode 15
Setelah perpisahan sementara mereka, Hae Young muncul di istana, menangkap Seol yang terpeleset karena kegirangan mendapat sms dari Hae Young.
Hae Young memberitahu Seol bahwa ia merindukannya, tapi ia jengkel karena sudah dua bulan Hae Young tidak memberi kabar. Hae Young berada di New York dan Seol bertanya apakah ia meninggalkan bisnisnya untuk pergi ke New York.. Pada saat seperti ini seharusnya ia melakukan suatu tindakan. Apakah ia belajar sesuatu di New York? Hae Young menjawab bahwa di New York, mereka bereaksi seperti ini……Ia mencium bibir Seol, disusul dengan ciuman yang lain.
Well, itu cara yang cukup efektif untuk mendapatkan hati Seol kembali. Kejengkelan Seol mereda dan ia melompat ke dalam pelukannya. Hae Young pun memutar-mutar badannya.
Ia menjelaskan bahwa di New York ia harus bertemu seseorang. Seol:” Katherine? Mary, Jane atau Brittany?” Hae Young bingung. Seol berasumsi untuk perkataannya yang terakhir, berapa wanita yang telah ia diamkan sebelum putus dengannya dan memberitahunya untuk menempatkannya dimasa lalu. Tanaman yang diberikan padanya telah bertunas dan arti dari bunganya adalah “berbahagialah”. Seol cemberut karena pesan bunga tersebut tidak romantis, tapi Hae Young mengkoreksinya,” Bagaimana kamu bisa bahagia tanpaku? Itu artinya aku akan selalu berada didekatmu setiap hari.” Seol memeluk Hae Young dan menginginkannya untuk mengganti waktu yang hilang dengan mengajarinya mengemudi, bermain piano dan berada didekatnya dalam radius 50 cm, mulai besok kalau tidak ia akan menyuruhnya meminum racun.
Hae Young telah membawa pernyataan tertulis ayahnya bahwa ia tidak akan mengklaim warisannya yang membuat Hae Young menjadi pewaris utama dari harta Kakek sehingga ia memiliki separonya. Langkah berikutnya adalah memberikan bagiannya kepada kerajaan…..kecuali kalau ia tidak ingin melakukannya lagi.
Hae Young bertemu dengan Yoon Ju yang masih merasa kesal akan nasibnya. Ia telah mendapat pekerjaan setelah di pecat dari museum tapi berhenti pada hari pertama kerja.
Hae Young memberitahunya bahwa ayahnya bahagia bertemu dengannya, ia juga menanyakan Yoon Ju (karena ia telah menghubunginya dalam usaha untuk meruntuhkan monarki). Tapi ia telah salah langkah karena ayahnya telah memutuskan untuk tidak kembali ke Korea. Ia lebih suka menerima hukuman dari Kakek.
Hae Young menambahkan bahwa ia tidak akan menemui Yoon Ju lagi. Yoon Ju menyebutnya “kadang-kadang, sangat jahat.”
Yoon Ju bertemu ayahnya untuk makan siang, tapi ia menemui bahwa dirinya telah dipaksa untuk kencan buta. Yoon Ju duduk dengan tidak nyaman ketika pria di depannya berbicara tentang pekerjaannya. Tiba-tiba Jung Woo datang dan menolongnya dari kencan yang memalukan ini. Jung Woo menarik tangan Yoon Ju keluar dari restoran dan berkata bahwa ia merindukannya. Yoon Ju berkata dengan kaku bahwa ialah yang meninggalkannya, kemudian ia ditinggalkan oleh tunangannya, tapi Jung woo tetap ingin memulai kembali hubungan dengannya.Aaaarrrgggghhh
Yoon Ju memberitahunya bahwa ia gila, tapi Jung woo hanya tersenyum dan berkata bahwa saat bersama Yoon Ju semua terlihat mempesona.
Seol bertemu dengan Sekretaris Oh dan menawarkan lowongan pekerjaan yang ditinggalkan Yoon Ju. Sekretaris Oh kaget. Ia protes karena kesalahannya membuat Yoon Ju di pecat dan ia sangat malu karena tidak dapat mengontrol tingkah laku Yoon Ju, tapi Seol berkata bahwa Sekretaris Oh telah melayani Kakek seumur hidupnya dan akan sangat membantunya.
Berita bahwa Ayah Hae Young telah menyerahkan hak warisnya membuat semua perhatian tertuju pada Hae Young, berspekulasi tentang apakah ia akan menyerahkan hartanya atau tidak. Seol mendengar  dayang-dayangnya bergosip dan merasa diperingatkan oleh cerita itu.
Ini artinya Hae Young sekarang didekati oleh ketua oposisi yang sangat senang dengan perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini. Mempertimbangkan komentar lama Hae Young tentang menghalangi kemajuan putri, ia berasumsi bahwa Hae Young akan berada disisinya sekarang dan mendesaknya untuk percaya padanya.
Jung Woo membuat asumsi yang berkebalikan bahwa Hae Young akan mengalihkan hartanya kepada kerajaan dan bertanya apa yang akan ia lakukan untuk mengatasi semua spekulasi yang terjadi. Hae Young menjawab bahwa ia adalah manusia biasa dan keputusan itu tidaklah mudah dan sekarang ia sedang memikirkannya. Ia menambahkan:” Kenapa orang-orang lebih tertarik dengan warisan yang diterima orang lain daripada miliknya sendiri?” Touché.
Tapi kemudian ia menenangkan Jung Woo bahwa ia tidak mempunyai keinginan untuk memiliki hartanya, ini hanya strategi yang dijalankannya untuk memperoleh perhatian dari masyarakat umum. Pengetahuan bahwa kerajaan mengambil uang dari seorang chaebol akan membuat mereka memilih. Jika ia bersemangat untuk memberikannya tanpa perlawanan, semua jadi tidak tertarik. “ Semua hal memerlukan penjahat.” Jung Woo sedikit terkesan dan tertawa sendirian.
Ia melakukan rencananya saat diwawancara oleh seorang wartawan yang bertanya apakah ia akan mensuport kerajaan ataukah ia akan melawan restorasi. Hae Young memberikan jawaban yang tidak pasti ( “mungkin” atau “Aku kira anda bisa berkata seperti itu”) dirancang agar terlihat seperti dia tidak memperhatikan pentingnya pemilihan, dengan santai mengatakan bahwa dia tidak mengira pemilihan sebegitu pentingnya. Pada pertanyaan kunci apakah ia menyerahkan warisannya ketika rencana restorasi dibatalkan, dia bertanya, “Apakah kamu menyerahkannya mudah?”
Reporter itu bahkan ragu-ragu untuk mempublikasikan cerita, mengakui bahwa mungkin menyebabkan cibiran publik untuk Hae Young. Tapi Hae Young mendorongnya untuk menerbitkan apa pun yang ia rasa benar, karena tidak penting baginya.
Seol tidak tahu rencana besar yang dilakukan Hae Young, Ia membaca artikel tentangnya dan sangat khawatir. Jung Woo tidak berkomentar dan melihat reaksi Seol dengan geli, khususnya ketika Seol menyuruh bodyguard Hae Young untuk memasukkan Hae Young ke dalam daftar larangan terbang melihat tingkahnya akhir-akhir ini yang sedikit aneh. Bodyguard tersebut bergumam bahwa ia tidak punya wewenang untuk melakukan hal itu. Maka Seol menyuruhnya untuk mengawasi Hae Young, melaporkan apa yang dilakukannya bahkan merekamnya.
Ketika ia menyerang Hae Young, Hae  Young menggodanya berkata bahwa ia lebih baik mulai menjilatnya karena ia mulai bimbang tentang warisannya
Seol tidak percaya dengan perubahan hati Hae Young, tidak tertarik dengan tawaran untuk mengambil kekayaannya dan tinggal diluar negeri bersama. Hae Young memberitahunya untuk hal terbaik yang harus dilakukannya adalah menjaganya supaya tetap bahagia dan memberitahunya untuk mulai memakai rok mini seperti yang diancamkan padanya melalui sms.
Kemudian ia mempermasalahkan cara Seol memanggilnya (Park Hae Young sshi). Seol menjawab,” Bagaimana aku harus memanggilmu, Hae Young  ah?” Hae Young memintanya untuk memanggilnya oppa tetapi ditolak oleh Seol. Ia berpura-pura kesal dan melangkah pergi dengan marah, Seol mengejarnya dan berkata,” Baik, aku akan melakukannya. Oppa, puas?. Hae Young berpura-pura tidak mendengarnya, jadi Seol berteriak di telinganya.
Hae Young mengambil HP Seol untuk mengganti “Mr P” menjadi “oppaku”, yang kemudian dihapusnya dan diganti dengan “sayangku” kemudian menjadi “Hae Young oppa yang hangat dan muda”
Ia merasa bangga dengan apa yang dilakukannya. Seol menggerutu bahwa itu terlalu memuji diri sendiri. Hae Young berpura-pura merasa terhina, menyuruh Seol untuk meminta maaf. Ia menyuruh Seol bahwa sampai ia menandatangani surat-surat pemindahan kekayaan, ia ingin Seol mengedipkan matanya setiap mereka saling menatap. Puahahaha. Seol merasa enggan, karena ia tidak bisa mengedipkan satu mata maka ia mengedipkan kedua matanya sekalian. Lucu sekali….
Seol memanggilnya pelit dan kekanak-kanakan karena menahan warisannya untuk menyuruhnya melakukan apa yang diinginkannya, dan Hae Young setuju, “Tapi itu begitu menyenangkan.”
Akhirnya Seol dapat membalasnya dengan mengatakan bahwa ia telah menerima beberapa tawaran untuk kencan buta dan ia akan pergi ke salah satu kencan buta tersebut.
Seol memperkenalkan Sekretaris Oh kepada seluruh staff sebagai direktur yang baru dan mengumumkan  keinginannya untuk terus menempati posisi ini walaupun pemilihan tidak berjalan baik. Seol ingin berdedikasi sebagai putri. Masalah mereka adalah kurangnya dana. Maka ia meminta staffnya untuk mencari cara menjalankan yayasan tanpa uang dan menawarkan untuk menggunakan popularitasnya saat ini untuk membintangi iklan CF untuk barang-barang yang berkaitan dengan keputrian.
Hae Young memvideo callnya, mencoba menahan kekhawatiran bahwa Seol akan pergi kencan buta seperti yang diancamkannya. Seol menutup telponnya dan Hae Young menelponnya lagi menyuruhnya untuk menemuinya. Tempat pertemuannya ternyata sebuah dealer mobil, dimana ia ingin tahu tentang kencannya dan bertanya dengan detail – Apa pekerjaan pria itu? Apakah Seol tersenyum padanya? Melihat matanya? Seol memberitahunya bahwa ia berpikir untuk pergi kencan lagi dengan pria itu. Ternyata Hae Young mengajaknya ke dealer mobil untuk membeli sebuah mobil untuknya dan akan mengajarinya mengemudi seperti janjinya.
Saat mengajari Seol, Hae Young sangat stress. Seol mengemudi seperti wanita tua, berjalan dengan kecepatan 20 km/jam (dimana ia bilang sedang ngebut), sedangkan Hae Young memukul-mukul dadanya  karena frustasi melihat kemampuannya menyetir (Seol tidak bisa menyetir dengan lurus).

Akhirnya ia menyuruh Seol keluar dan menyebutnya bodoh karena frustasi. Seol membalasnya, mungkin bukan masalah mobilnya, mungkin cara mengajar Hae Young yang buruk. Hae Young akan menarik perkataan bahwa ia bodoh asalkan ia mau menerima hukumannya – dan bersandar untuk mencium.
Seol berpikir itu hukumannya tidak sesuai, jadi Hae Young akan “mengambil kembali” – dan bersandar untuk “membatalkan” ciuman (dengan yang lain). Ha! Itu cukup halus, sebenarnya.
Hae Young pergi menemui Presiden untuk meminta bantuan. Presiden sangat terkejut tetapi setuju untuk membiar pemilihan yang akan menentukan nasib kerajaan. Presiden berkomentar pada kebodohan dan keberanian Hae Young untuk melepaskan warisannya yang membuatnya ingin Hae Young berada disisinya. Kenyataannya, Presiden menawari Hae Young untuk bekerja padanya lagi di Blue House.
Hari berlalu, dua hari menjelang pemilihan, Seol diwawancara oleh wartawan Yoon. Ia ditanyai apa yang pertama kali akan Seol lakukan apabila pemilihan restorasi sukses, Seol menjawab bahwa ia akan  senang apabila”seseorang” memberinya selamat, dan dengan terampil ia menghindari menyebutkan nama.
Setelah itu ia menuju ruang rapat dimana Hae Young sedang menandatangani surat penyerahan warisannya kepada kerajaan. Seol akhirnya sadar motivasi Hae young menunda penyerahan warisan. Ia menyuruh Jung Woo untuk tidak mengumumkannya sampai pemilihan selesai, karena jika itu menjadi berita sekarang, maka orang-orang tidak akan termotivasi untuk memilih.
Seol berterimakasih pada Hae Young dan Hae Young menjawab bahwa ia tidak perlu berterima kasih karena pada dasarnya harta itu bukan miliknya, sebelumnya ia hanya serakah. Untuk menenangkan Seol bahwa ia akan baik-baik saja, ia mengingatkan Seol bahwa ia seorang diplomat dan gajinya cukup bagus, rumahnya pun sudah atas nama dirinya,” Jadi jangan berlari kesana kemari dan mengatakan aku miskin sekarang.”
Hae young bertanya hadiah apa yang akan diberikan kepadanya untuk membayar niat baiknya. Mereka pergi berjalan-jalan berdua. Seol mengomentari bahwa ini adalah permintaan yang sepele – kencan yang biasa – Hae young menjawab:” Dan apa hadiah termanis yang akan kau berikan padaku, Yang Mulia Ero-Seol?”
Seol bertanya apakah ia akan berada didekatnya bila pemilihan gagal, dan Hae Young menggodanya, “ Tidak. Putri Monaco benar-benar cantik.” Seol menyuruhnya untuk menyukai Putri Fiona saja (dalam Shrek), berkulit hijau, yang sangat cantik pada siang hari. Hae Young lebih suka Seol karena pada malam hari pun ia cantik.
Seol mengkoreksinya: Ia lebih cantik di malam hari. Hae young menyahut, Ia cantik ketika sedang tidak berbicara dan Seol berjalan disebelahnya seperti boneka yang terus berkicau,” bicara, bicara, bicara, bicara,…….”So cute
Mereka terus berjalan, makan jajanan di pinggir jalan, melihat-lihat kios, bermain games. Mereka beristirahat sejenak ketika beberapa pejalan kaki mengenali mereka dan mengejarnya, meminta untuk berfoto. Seol dan Hae young berhasil melarikan diri dengan selamat.
Namun mereka melihat berita di layar lebar di pinggir jalan, dengan keterangan bahwa salah satu skandal Seol telah terungkap. Berita ini disebabkan karena ia mengelak menjawab pertanyaan dari wartawan Yoon dan mengambil cuplikan lama Hae Young dan Seol ketika bersama.  Menghubungkan bahwa mereka mempunyai ikatan yang romantis. Wartawan telah mengubah wawancara Seol menjadi berita besar, pada malam pemilihan.
Hae Young berencana untuk menggunakan penyanggahan rumor tsb melalui televisi untuk menghindari masalah yang lebih rumit, tapi Jung Woo memperingatkan bahwa hal tersebut dapat menyebabkan dampak buruk yang tidak terduga. Seol berkata bahwa ia akan mengurus masalah ini sendiri dan meminta untuk memfilmkan sebuah video.
Seol: Hallo, warga negara, ini Lee Seol. Anda pasti terkejut karena melihat berita. Untuk memulai pengakuan, aku mencintai Park Hae young. Menyangkut keraguan atas monarki akan ada orang yang mempercayaiku dan ada pula yang tidak. Bagaimanapun juga, kebenarannya adalah aku mencintai Park Hae Young.”
Video disiarkan dan hari pemilihan pun tiba. Sebagian berpura-pura, seperti ketua oposisi dan Presiden yang berpose di depan kamera, ketika mereka memilih, mengejek pernyataan cinta tersebut. Yoon Ju hanya duduk di rumahnya, ketika ayahnya memberitahunya bahwa ia percaya Yoon Ju akan pergi ke TPS.
Di istana, semua berkumpul untuk melihat acara berita ketika penghitungan suara tiba. Seol duduk dengan cemas, Hae young memaksanya pergi dari depan TV dan membawanya kekamar, dimana ia mengajarinya latihan pernapasan agar lebih santai. Seol melihatnya  mengintip berita melalui HPnya dan segera bertanya bagaimana hasilnya. Dengan wajah yang suram ia menjawab,” Semuanya telah selesai.”

 Sebelum ia bertanya apa maksud dari perkataannya, Jung Woo masuk dengan seluruh staff di belakangnya, menemuinya dengan wajah yang datar dan memberitahunya untuk melihat hasilnya sendiri di televisi. Kelihatannya bukan berita yang baik.
DUA TAHUN KEMUDIAN.

Di Universitas tempat Seol belajar, Seol sedang mengendarai sepeda , berpakaian seperti gadis biasa dan diikuti oleh sekelompok orang yang bersemangat.

Bersambung…

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s