Sinopsis He’s Beautiful episode 9


Sinopsis He’s Beautiful Episode 9


Setelah melihat insiden Tae Kyung dan ibunya, Mi Nyeo tetap bersembunyi, ia merasa seharusnya ia tidak mengetahui ini. Tae Kyung masuk dan bekerja di studio tetapi merasa berat dengan perasaannya.

Mi Nyeo mengeluh dengan ketidakmampuannya untuk membantu, ia berpikir : Apa dia akan baik2 saja? Ini hari ulang tahunnya dan ia pasti akan merasa terluka. Aku benar2 tidak berguna. Mi Nyeo melihat Tae Kyung minum air dan membuang botol kosongnya. Mi Nyeo melihat ada sesuatu yang bisa ia lakukan, mencarikan Tae Kyung air minum.


Mi Nyeo menuju ke toko untuk membeli air mineral, kemudian langsung pergi. Dan ada pengunjung lain di toko itu..ternyata Yoo Seung Ho (cameo, lumayan …)

Tetap memutuskan untuk tidak terlihat, Mi Nyeo meletakkan botol air baru. Kemudian ia melihat Tae kyung jengkel karena lampunya berpendar2. Mi Nyeo lari lagi untuk beli lampu baru, dan saat Tae Kyung kembali dengan lampu baru, lampunya ternyata sudah diganti. Ini aneh, dan sekarang Tae Kyung menyadari airnya juga sudah diganti. Ia curiga dan memutuskan membuktikan kecurigaannya, Ia berkata dengan keras, “Ah, aku merasa benar2 ingin minum kopi panas.”

sekali lagi, Mi Nyeo lari dan membeli kopi panas. Tae kyung melihatnya dan ketika Mi Nyeo kembali dengan kopi, ia menghadangnya. Jadi Mi Nyeo yang telah berkeliaran sepanjang malam?

Satu pikiran melintas, Tae Kyung tanya dengan curiga, “Apa kau melihat sesuatu?” Mi Nyeo berpikir cepat dan berkata, “Aku melihat hadiahmu!” Lalu Mi Nyeo minta maaf karena Bibi Mi Ja membuka paket Tae Kyung. Tae Kyung merasa lega karena berarti Mi Nyeo tidak melihat ia dan Hwa Ran.

Mi Nyeo berkata, “Aku tidak yakin apa ini akan membuatmu marah, tapi selamat ulang tahun.” Mi Nyeo menyesal karena membuat masalah dan minta agar Tae Kyung memperlakukannya dengan buruk semau Tae Kyung sampai ia tidak marah lagi.

Perkataan Mi Nyeo membuat alis Tae Kyung berkerut. “Jika kau berkata seperti itu, itu membuatku seperti orang yang suka sekali menyiksamu.” Merasa geli, Tae Kyung berkata bahwa Mi Nyeo sudah “matang” bahkan bisa menyanjung dan menyogok untuk mendapatkan yang ia inginkan.

Bibi Mi Ja heran melihat Shin woo dan Jeremy yang berpenampilan tidak seperti “legenda” yang diceritakan oleh gadis2 fans itu.Bibi Mi Ja tanya apa shin Woo pernah berkelahi, shin Woo bingung dan menjawab, “Yah, semua anak laki2 pasti pernah berkelahi sekali atau dua kali di sekolah.”

cara makan Jeremy yang berantakan membuat Bibi Mi Ja tidak percaya jika Jeremy memiliki latar belakang aristorat. Ia tanya mengenai sang puteri. Dan herannya, Jeremy menjawab bahwa ia tetap kontak dengannya. Bibi Mi Ja jadi bertanya2 apa berarti hari ulang tahun Tae Kyung itu benar adanya.

Tae kyung tidak perlu apapun untuk merayakan ulang tahunnya, tapi Mi Nyeo berkeras, maka Tae Kyung minta Mi Nyeo memutuskan apa yang harus dilakukan. Mi Nyeo mengingatkan Tae Kyung selalu memutuskan sesuatu dan tidak suka jika ia ikut campur. Tae Kyung menjawab, “Kali ini, Aku memutuskan bahwa kau harus memutuskan.”


Mi Nyeo menawarkan untuk mengulang perayaan ulang tahunnya. Tae Kyung berkata maka Mi Nyeo harus menyewa GOR yang cukup untuk menampung 15 ribu orang dan mengundang 15 orang penyanyi dan aktor sebagai tamu istimewa. Mi Nyeo juga harus memanggil media Asia untuk meliputnya.

Mi Nyeo tidak menyadari Tae kyung punya daftar yang panjang untuk hari ulang tahunnya. Tapi Mi Nyeo tidak putus asa, semua ulang tahun seharusnya diawali dengan sup rumput laut (tradisi khas Korea)

Tentu saja di jam seperti ini, satu2nya cara untuk mendapatkan semuanya adalah di toko waserda. Tae Kyung tanya apa sup rumput laut mengandung minyak wijen. Iya tentu saja. Tae kyung melanjutkan, dengan apa minyak wijen dibuat. Mi Nyeo menjawab, “biji wijen” yang membuat Mi Nyeo ingat akan alergi Tae Kyung. Tae Kyung berkata dengan dingin, “Karena kau, aku akan mati di hari ulang tahunku.”

Jadi, tidak akan ada sup, tapi Mi Nyeo langsung ke proses berikutnya, mencari hadiah.


Sayangnya pilihannya terbatas. Maka mi Nyeo membawanya ke toko alat2 tulis dan pernak pernik. Mi Nyeo langsung melihat satu bagian, pernak pernik A.N.JELL. Ada kartun A.N.JELL dengan gambar Tae Kyung, Shin Woo dan Jeremy.

Tae Kyung merasa malu. Pemilik toko bahkan berkata bahwa kartun Tae Kyung paling laku dijual. Mereka membeli juga beberapa barang, Mi Nyeo berkata positif, paling tidak ini menunjukkan betapa populernya mereka.

Saat mereka bermain di taman main, Mi Nyeo menempel hiasan2 di hidungnya dan berkata, “Kak Shin Woo terbang jauh!” Tae Kyung juga menempel hiasannya tapi selalu jatuh.

Saat mereka tiba di rumah, Mi Nyeo sedikit kecewa berkata bahwa ulang tahunnya hampir berakhir tapi Tae Kyung belum melakukan apa2 untuk ulang tahunnya. “Aku tidak melakukan apa2 untukmu hari ini. Tae Kyung menjawab dengan jujur, “Karena kau, aku bisa melewatkan waktu tanpa memikirkannya. Jika bukan karenamu, hari ini akan sangat panjang dan mengerikan.”

Melihat masih ada sisa 5 menit lagi, Mi Nyeo berkata ada sesuatu yang biasa dilakukan Suster Kepala padaku saat aku ulang tahun, tapi Mi Nyeo memberi peringatan, “Kau tidak boleh membencinya.” Tae Kyung menjawab, “Jika kau pikir aku akan membencinya, jangan lakukan itu.” Mi Nyeo menjawab, “Kau bilang aku boleh membuat keputusan hari ini, maka aku akan melakukannya seperti keinginanku.”

Lalu Mi Nyeo memeluk Tae Kyung. Mi Nyeo berkata, “Karena sekarang adalah hari kau dilahirkan, ini benar2 adalah hari yang berharga. Terima kasih karena telah lahir.”

Kaget, Tae Kyung bingung dengan reaksinya. Mi Nyeo menepuk punggung Tae Kyung dengan lembut, kemudian ia berdoa, “Bunda Agung, aku ingin membagi kehangatan yang kuterima setiap ulang tahun dan memberikannya semua padanya. Kuharap kau menghiburnya.”

Mi Nyeo mundur dan dengan riang mengumumkan bahwa ulang tahunnya sudah selesai dan masuk ke dalam duluan. Saat Mi Nyeopergi, Tae Kyung senyum tipis dan berkata, “Hari ini, Go Mi Nam cukup berguna.”

Tentu saja, Shin Woo melihat semuanya dari atas (kalo ngga, ngga seru.. ) Shin Woo berkata pada dirinya, ia selalu mencoba cuek agar tetap tenang. “Tapi susah berakting cuek.”

Paginya, kedua personil lain tertarik dengan stiker yang dibeli Mi Nyeo. saat Mi Nyeo berkata stiker Tae Kyung yang menjadi best-seller, Tae Kyung bangga juga biarpun ia pura2 tidak tertarik dengan percakapan mereka. Tapi Tae Kyung jadi kaget saat Shin Woo dan Jeremy tanya karakter kartun mana yang paling disukai Mi Nyeo.

Semua melihat Mi Nyeo dengan penuh harap. Dan setelah beberapa pertimbangan, Mi Nyeo memilih Shin Woo. (shin Woo senyum diam2, sementara Jeremy cemberut, Mengapa? kartunku juga lucu. Tae Kyung mencoba menyembunyikan kekesalannya.) Mi Nyeo berkata, ia suka karena Shin Woo senyum, dan ia menambahkan Jeremy lucu juga.

Tae Kyung berkata, mereka tidak punya selera. Yang paling baik tentu yang best seller.

Hoon Yi mendekati Tae Kyung dan berkata benarkan Mi Nyeo suka dengan Shin Woo. Hoon Yi minta Tae Kyung membantu hubungan Mi Nam dengan Shin Woo. Hoon Yi berkata, kau adalah pilihan terakhir, maka kau yang paling aman. Kata2 itu jelas membuat Tae Kyung tidak senang, tapi ia mencoba meyakinkan dirinya dengan kata2, “Lupakan, bukan masalah. Jika aku membiarkan merasa tidk enak, maka aku kalah.”

Kemudian, Tae Kyung dan Mi Nyeo syuting untuk adegan terakhir MV. Tae Kyung mengeluh sebaiknya adegan putus tidak harus rumit.

Sementara bersiap, Mi Nam melihat betapa cantiknya He Yi. Mi Nyeo kemudian ingat bahwa ia punya jepit rambut yang cantik. Mi Nyeo mengeluarkan jepit yang dibelikan Tae Kyung dan ia berkata, “Ini cukup untukku.”

Heyi melihatnya dengan jepit itu dan menuduhnya mengacak barang2nya. Mi Nyeo menjawab bahwa jepit itu miliknya, maka Heyi menggunakan kesempatan ini untuk berkata dengan kejam, “Aneh kalau seorang pria memiliki jepit rambut wanita.” Mi Nyeo dengan cepat berkata bahwa ini milik adiknya.

Heyi berkata bahwa Mi Nam cukum cantik dan ia menyarankan agar Mi Nam memakai lipstick. Mi Nam protes tapi He Yi menariknya dengan kuat dan memoleskan lipstik sampai Shin Woo menahan tangannya dan berkata agar Heyi tidak bercanda. Jeremy berkata, “Mi Nam bilang tidak!” Heyi kesal ia ingin sekali mengatakan yang sebenarnya tapi ia tidak bisa, karena jika demikian ia akan berakhir dengan Tae Kyung.

Tae Kyung dan Heyi mulai syuting untuk adegan romantis/sedih, dan Mi Nyeo melihat mereka dari jauh, dan mereka mulai mendekat untuk adegan ciuman. Saat mereka akan melakukan adegan itu, heyi mengingatkan Tae Kyung terakhir kali mereka ada di posisi seperti itu. Tae Kyung berkata, Keduanya adalah akting. Apa bedanya? Tae Kyung mengeluh betapa lamanya sutradara mengatakan cut. Maka Heyi berkata, “Sutradara mungkin tidak menyukai akting kita. Aku akan melakukan dengan baik agar kita bisa selesai cepat.”


Dengan berkata itu, Heyi mencium Tae Kyung dengan ciuman sungguhan. Tae Kyung kaget tapi kamera masih berputar maka dia tetap berdiri dan menahan posisinya sampai sutradara berteriak cut! Tae Kyung langsung mundur.

Heyi minta Tae Kyung tenang saja tapi He Yi pergi dengan wajah memerah. Kesal, tae kyung mengusap mulutnya. Mi Nyeo, merasa sedih mulai main2 hidungnya, Shin Woo melihatnya. Kemudian saat semua stylist merapikan bju2, jepit Mi Nyeo jatuh dari saku jaket dan hanya He Yi yang melihatnya. Heyi mengambilnya. Dia pura2 tidak menyadari saat Mi Nyeo kalang kabut mencari jepit itu kemana-mana. Ia mengecek saku jaketnya dan kesal karena jepitnya hilang.

Sung Chan mentraktir semua untuk perayaan di sebuah klub. Shin Woo melihat kegalauan Mi Nyeo, ia juga dengar Mi Nyeo kehilangan sesuatu yang penting, dia menawarkan diri untuk mengajak Mi Nyeo kembali untuk mencarinya.

Melihat keduanya, Tae Kyung minta Hoon Yi mengalihkan perhatian Shin Woo. Tae Kyung berurusan dengan Mi Nyeo. Tae Kyung berkata pada dirinya sendiri, melihat ekspresi Mi nyeo, ia kelihatan sedih saat Shin Woo menjauh. Bahkan Tae Kyung merasa Mi Nyeo tidak senang melihatnya.

heyi memutuskan untuk menggoda Mi nam. Ia mengambil label harganya dan menempelkan di botol birnya. Ia memakai jepit rambut itu di rambutnya. Mi Nyeo mengenalinya dan berusaha mengambil jepitnya. Heyi berkata ini miliknya. Kata Heyi, kau bertingkah seperti anak gadis saja. Aneh, Jangan mencarinya, beli saja yang lebih bagus untuk adikmu. Mi Nam mundur.

He yi mengolok reaksi Mi Nam pada Tae yung, tapi ia mengenali jepit itu. Dan berpikir, jadi itu yang ia hilangkan? Heyi menekankan bahwa ini adalah jepitnya. Aku berkata, dia kehilangan miliknya dan berkata untuk memberikan milik-kU?

Tae Kyung menyipitkan matanya. KArena itu adalah jepit yang sama. Apa kau tahu harganya?

Heyi : “Ini murah, mungkin 3000 won?”
Tae Kyung : “Tidak, itu berharga 100 ribu Won. serahkan. Itu milik Go Mi Nam.”
Heyi : “Bagaimana kau tahu?”
Tae Kyung : “Karena aku yang membeli untuknya. Berikan padaku.”

He Yi memberikan jepit itu, ia tampak terpukul. Tae Kyung, “Bagus juga saat kau berkata mengancamku tidak membuatmu malu. Jika tidak kau akan benar2 malu.”

Tae Kyung menemui Mi Nyeo, aku dengar kau kehilangan sesuatu. Mi Nyeo mengaku, ia kehilangan jepit yang dibeli Tae Kyung untuknya. Tae Kyung berkata Mi Nyeo tidak perlu kesal, ia akan memberikan jepit itu pada Mi Nyeo.

Tapi perkataan Mi Nyeo membuatnya berhenti. Mi Nyeo, “Tidak apa. Aku tidak akan mencarinya. Tidak cocok untukku.. Aku harap seseorang akan menemukannya dan merawatnya baik2.” Tae Kyung merasa bodoh dan ia menyimpan jepit itu dan berkata, “Baik, jangan mencarinya.” Mereka berdua bertingkah seperti tidak apa2, padahal tidak demikian.

Hoon Yi dan beberapa staf mengadakan show dadakan dan diatas, Nona Wang bersiap akan tampil, ia minta semua staf menyiapkan air pada aba2nya. Mendengarnya, Heyi memutuskan untuk mengerjai Mi Nyeo. Ia menarik Mi Nyeo dan minta agar ia menyanyi untuk meramaikan suasana. Karena ini adalah pesta untuk menghormati Mi Nam.

Mi Nyeo hanya tahu Lagu2 Natal, maka saat ia naik ke panggung, ia nyanyi Rudolp-Red-Nosed Reindeer. Semua suka dan bersorak, sampai Heyi menekan tombol dan air menyiram Mi Nyeo dari atas di tengah2 lagu.

Semua kaget. Mi Nyeo berjuang untuk menahan reaksinya, meskipun jelas2 ia kesal. Lalu Shin Woo langsung naik ke atas panggung dan melanjutkan lagunya, Jeremy mengikutinya, Tae Kyung mengambil taplak meja dan naik ke panggung. Ia mendekati Mi Nyeo dan menutupkan taplak meja ke badan Mi Nyeo.


Jeremy mengambil alih situasi dan mengumumkan ini adalah penampilan Natal A.N.JELL, dan semua mulai nyanyi lagu Natal. Semua jadi senang dan mulai berdansa, pesta pun berlanjut. Heyi diam saja dan kesal.

Dalam perjalanan pulang, Jeremy bertanya2 mengenai sesuatu yang akan dicari Mi Nam. Shin Woo berkata bahwa Mi Nam memutuskan untuk berhenti mencarinya. “Dia terlihat lebih buruk saat ia berkata ia tidak akan mencarinya daripada saat ia kehilangannya.”

Jeremy berkata, “Mi Nam pasti berkata seperti itu karena sebenarnya ia benar2 ingin menemukannya tapi ia berpikir ia tidak akan mampu mencarinya.”

Di rumah, Tae Kyung memandangi jepit itu.

Tae Kyung : “Jika ia ingin menemukannya, dia seharusnya berkata saja. Mengapa ia membuatku bingung dan berkata ia tidak ingin mencarinya lagi. Jika aku memberikan padanya aku akan terlihat bodoh. Lupakan saja, aku tidak akan memberikan begitu saja padanya. Tidak, aku akan menutupinya dengan rapi. Bagaimana aku bisa mengembalikan ini padanya tanpa kehilangan muka?”

Solusinya :

Tae Kyung mencari boneka kelinci dan babi. Tae Kyung membersihkannya dan berkata, “Ayo kita mulai mengoperasi.”

Tae Kyung melepaskan hidung babi dan melepaskan hidung kelinci. lalu ia menempelkan hidung babi ke boneka kelinci. setelah selesai, ia menempelkan jepit itu di kepala kelinci (babi ?) itu, dan berkata : “Aku akan memberikan jepit ini padamu, Babi-Kelinci.”


Paginya, Mi Nyeo bangun dan melihat boneka ‘aneh’ itu di dekatnya. Mi Nyeo heran, Jika ini Babi-Kelinci apakah itu aku? Lalu ia melihat jepit yang menghias telinga boneka itu dan ia senang sekali, memeluknya dengan erat. Tae Kyung membuka sedikit matanya untuk melihat reaksinya dan tersenyum puas.


Sekarang semua kembali seperti semula. Mi Nyeo berkata pada Hoon Yi, Aku menyanyi lagu Natal kemarin dan pagi ini Santa Claus mengunjungiku.

Saat Mi Nyeo bersin, Tae Kyung mengambil air, shin Woo menawarkan teh panas, dan Jeremy datang berlari dan menawarkan juice. Ketiganya menawarkan minuman mereka dan berharap Mi Nyeo memilih. Bahkan Tae Kyung menggoyang gelasnya agar Mi Nyeo memilihnya.

Tapi Mi Nyeo tidak mengerti maksud di balik tawaran mereka dan memilih minuman hangat (bwa) Jeremy, merasa kecewa tapi tetap memberikan juicenya. Tae Kyung kesal, ia meminum sendiri airnya.


Hwa Ran menemui Sung Chan dan minta tolong memberikan bunga pada Tae kyung tapi jadi kaget saat Sung Chan berkata Tae kyung alergi serbuk bunga. Hwa Ran juga melacak tentang penulis lagu Go Jae Hyun dan ia menemukan Bibi Mi Ja.

Hwa Ran menemui Mi Ja dan ingin tahu dimana si kembar berada. “Aku harus bertemu mereka. Dimana mereka? Bisakah aku segera bertemu mereka?”


Kemudian, semua anggota grup harus syuting iklan HP. Mereka mengenakan busana penuh warna. Tae Kyung dengan busana warna hijau, merasa muak menghisap jeruk nipis. Jeremy berkata memakan pisang terlalu banyak membuatnya ingin muntah. Mi Nam senang dengan bunganya.

Sung Chan menjelaskan mengenai arti warna. Jeruk adalah warna untuk wanita usia 20-30 an, Kuning, sangat disukai anak2. Shin Woo dengan warna hitam karena itulah warna pria, dan Mi Nam putih karena mewakili karakternya yang murni.

Sung Chan juga membawa Heyi, ia pikir ini akan membuat mereka senang, tapi justru membuat keceriaan mereka lenyap. Heyi mendekati Tae Kyung, dan berkata : “Ini berarti bawa oppa populer di kalangan wanita, tidak apa2 jika aku menyukainya kan Mi Nam ?”

Mi Nam menjawab, “Tentu saja, sungguh beruntung kau menyukainya.” Heyi tanya apa warna kesukaan Mi Nam, membuat semua menjadi ingin tahu lagi. Mi Nam berkata, “Karena aku seorang pria, aku suka warna pria. Hitam!”

Heyi frustrasi dengan semua perhatian yang diperoleh Mi Nam, dan mengikutinya saat Mi Nam menuju ruang ganti. Ia melihat Tae Kyung mendekati Mi Nam, He Yi menyembunyikan dirinya dan mengamati mereka.



Tae Kyung berkata, “Aku tidak pernah memperhatikan seleramu tapi karena kau terus saja menilaiku seperti itu, itu membuatku merasa buruk.” Mi Nyeo berkata agar Tae Kyung tidak perlu cemas dengan seleranya, tapi Tae Kyung terganggu mengapa Mi Nyeo selalu melewatinya. Khususnya sejak stickernya menjadi best seller.

Tae Kyung mendesak, “Jawab dengan jelas, apa warna kesukaanmu?” Mi Nyeo mengingatkan bahwa ia sudah menjawab tadi. Tapi Tae Kyung membatalkannya. Itu adalah jawaban saat kau pura2 jadi pria. Apa kesukaanmu sebenarnya?

Tae Kyung mendekat dan membuat Mi Nyeo tersandar ke dinding, “Yang mana yang paling kau sukai? Jawab. Karena kau adalah seorang wanita.”

Mi Nyeo menjawab, “sebenarnya…aku suka warna putih.” Tidak puas dengan jawaban yang tidak menjawab itu, Tae Kyung berkata, “Kau benar2 ahli. Go Mi Nam kau pandai menjawab.” Kesal. ia pergi dan Mi Nam pergi ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya dan menenangkan diri.

Heyi shock, dan ia terperanjat, “Hwang Tae Kyung, apa kau melihat Go Mi Nam sebagai seorang wanita?”

He Yi mengikuti Mi Nam di toilet pria dan berkata dengan nada keras, “Kenapa kau ada di sini? Kau seharusnya ada di toilet wanita.”

Mi Nyeo kaget sekali, dan He Yi melanjutkan, “Go Mi Nam, kau seorang wanita. Aku tahu semuanya. Aku tidak tahan melihatmu bertingkah seperti ini. Ayo ikut denganku sekarang.”


Heyi menyeret Mi Nyeo keluar dari toilet. Mengabaikan protes Mi Nyeo. He Yi membawa Mi Nyeo ke samping dan bertanya, “Kau bertingkah seperti pria agar bisa bersama mereka kan? Mana warna yang kau suka, Kuning, Hitam, atau Hijau?”

Mi Nyeo shock dan tidak bisa menjawab, maka He Yi menambahkan, “Apakah aku harus tanya lebih jelas? Apakah Jeremy? Kang shin woo? atau Hwang Tae Kyung ?”

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s