Sinopsis Dream High Episode 10


Sinopsis Dream High Episode 10

” Juara ketiga dimenangkan oleh…….TIM 12 !!!! Go Hye Mi, Song Sam Dong, Kim Pil Suk, dan Jason.!!!!!!”

Sam Dong, Hye Mi, dan Kim Pil Suk bersorak gembira. Hanya Jason yang kelihatan tidak senang.

Hye Mi dan timnya kemudian maju ke atas panggung. Sam Dong yang terlebih dahulu memberikan kesan-kesannya. Matanya sambil mencari-cari Kang Oh Hyuk di bangku penonton.

” Guru Kang, tetaplah berada disisi kami selamanya ”

Kang Oh Hyuk mengangguk sambil tersenyum.

Sam Dong dan Hye Mi naik mobil untuk menuju ke bandara. Saat itu Pil Suk menelpon Hye Mi dan mengatakan bahwa dirinya sedang sakit.

” Apa ? Rumah Sakit ? ” seru Hye Mi.

” Tadi malam demamku tinggi, jadi langsung dibawa kerumah sakit.” kata Pil Suk dengan lemah. ” Tadi aku baru saja diperiksa, katanya aku kena Hepatitis A.Aku juga ingin ke Jepang. Lagu untuk pernikahan ada pada Sam Dong. Ia tahu apa yang harus ia nyanyikan. Selamat bersenang-senang , teman-teman ”

Pil Suk menutup telepon dengan sedih.

” Kenapa kau membawa gitar ke rumah sakit?” keluh Ibu Pil Suk

” Ibu, jangan memukul gitarku ! Jika kau pukul gitarku aku juga ikut merasa sakit ..” kata Pil Suk lemah, sambil memeluk boneka Jason.

Sam Dong, Hye Mi, dan Oh Hyuk akhirnya sampai di bandara Nagoya, Jepang. Saat itu ada seorang pria yang menjemput mereka.

” Apa Tuan Yashimoto mengirimmu ? “, tanya Oh Hyuk pada pria itu. ” Apa kau Tuan Seki ? ”

Pria itu hanya mengangguk tanpa ekspresi, sepertinya dia tidak mengerti bahasa korea.

Kemudian pria itu membawa mereka keluar bandara, menuju ke limo.

Sam Dong memandangi limo itu dengan sangat kagum ” Ini mobil atau kereta ?”

” Ayo masuk !”, kata Hye Mi, dia lalu masuk ke dalam limo dengan gayanya yang angkuh.

” Wah, mewah sekali “, kata Sam Dong dengan kagum. ” Banyak gelas”

” Duduk saja !” seru Hye Ni, lalu menarik Sam Dong agar duduk disampingnya.

” Tuan Yoshimoto pasti sangat kaya. Apa pekerjaannya ? ” tanya Sam Dong.

” Dia seorang pengusaha konstruksi ” jawab Oh Hyuk.

Tuan Seki lalu membawa Oh Hyuk, Hye Mi, dan Sam Dong menuju ke sebuah rumah yang sangat besar dan bagus. Dari halaman menuju ke dalam rumah saja jalannya sangat jauh.

Mereka akhirnya sampai di ruangan tempat acara, setelah melewati beberapa pemeriksaan yang ketat. Tak lama kemudian sang pembawa acara mempersilahkan Hye Mi dan Sam Dong untuk maju ke panggung untuk bernyanyi. Sam Dong menyerahkan sheet lagu kepada pemain piano.

Tapi ternyata musik yang dimainkan oleh pemain piano itu salah. Sam Dong pun memberikan isyarat pada Oh Hyuk.

Oh Hyuk kemudian membuka tas dan menemukan lagu yang benar. ” Mereka memberikan sheet lagu yang salah “, gumamnya. Sam Dong dan Hye Mi memandang ke arah Oh Hyuk, bingung dengan apa yang harus mereka lakukan.

Oh Hyuk memberikan isyarat agar Sam Dong dan Hye Mi meneruskan saja lagu itu. Walaupun dengan ragu-ragu, Hye Mi dan Sam Dong menyanyikan lagi itu. Mereka berharap para tamu disitu tidak mengerti bahasa Korea, jadi kesalahan mereka tidak akan ketahuan.

Mereka akhirnya sampai di ruangan tempat acara, setelah melewati beberapa pemeriksaan yang ketat. Tak lama kemudian sang pembawa acara mempersilahkan Hye Mi dan Sam Dong untuk maju ke panggung untuk bernyanyi. Sam Dong menyerahkan sheet lagu kepada pemain piano.

Tapi ternyata musik yang dimainkan oleh pemain piano itu salah. Sam Dong pun memberikan isyarat pada Oh Hyuk.

Oh Hyuk kemudian membuka tas dan menemukan lagu yang benar. ” Mereka memberikan sheet lagu yang salah “, gumamnya. Sam Dong dan Hye Mi memandang ke arah Oh Hyuk, bingung dengan apa yang harus mereka lakukan.

Oh Hyuk memberikan isyarat agar Sam Dong dan Hye Mi meneruskan saja lagu itu. Walaupun dengan ragu-ragu, Hye Mi dan Sam Dong menyanyikan lagi itu. Mereka berharap para tamu disitu tidak mengerti bahasa Korea, jadi kesalahan mereka tidak akan ketahuan.

Pada saat semua hadirin asyik menikmati suara Sam Dong dan Hye Mi, tiba-tiba Tuan Seki membisikkan sesuatu kepada Tuan Yoshimoto. Rupanya dia mengerti bahasa Korea.

” Walaupun kita berpisah, kelak kita akan bertemu lagi “, dia membisikkan arti lagu itu. Tuan Yoshimoto lalu menggebrak meja, dia kelihatan sangat marah.

Oh Hyuk memberikan isyarat agar Hye Mi dan Sam Dong melarikan diri. Oh Hyuk menyuruh Hye Mi  dan Sam Dong untuk lari terlebih dahulu. Malangnya para bodyguard itu menabrak Oh Hyuk. Oh Hyuk pun tak sadarkan diri.

Sam Dong dan Hye Mi berlari sekuat tenaga. Tapi kemudian Sam Dong berhenti karena sesuatu terjatuh. Hye Mi meberikan tongkat baseball, dan Sam Dong pun berhasil memukul salah seorang bodyguard. Mereka pun berhasil bersembunyi di dalam sebuah rumah.

” Kenapa tadi kau kembali ? “, tanya Hye Mi

” Aku menjatuhkan ini “, jawab Sam Dong sambil menunjukkan gantungan hp berbentuk hati pemberian Hye Mi.

” Tapi aku tidak tertangkap”, kata Sam Dong tersenyum

” Kau membuatku takut”, kata Hye Mi sambil memukul lengan Sam Dong.

” Ngomong-ngomong, apa kau punya uang?”, tanya Sam Dong ” Guru Kang yang membawa tasku. Aku tidak punya uang sama sekali. ”

” Aku juga tidak, ” kata Hye Mi.

” Kita sedang dalam masalah besar. Apa yang harus kita lakukan ? ”

Saat Kyung Jin membagi-bagikan kamar untuk murid-muridnya, tiba-tiba Oh Hyuk datang. Dia mengatakan bahwa Sam Dong dan Hye Mi menghilang tanpa membawa uang sepeserpun.

“Aku akan mencari mereka” kata Jin Guk.

” Aku ikut denganmu ! ” seru Jason, berlari mengikuti Jin Guk. Dia berpikir kalau Pil Suk juga ikut. Hehehe….

Hye Mi dan Sam Dong berusaha mencari hotel mereka, dengan bertanya pada orang yang mereka temui di jalan. Sampai akhirnya mereka duduk kelelahan di bangku taman.

” Kenapa kita harus ikut ke Jepang ?” keluh Hye Mi. ” Dari awal aku sudah tidak mau ikut”

” Jangan bohong”, kata Sam Dong. ” Aku tahu kau ingin ikut, dan aku juga tahu alasannya ”

” Katakan apa alasanku!” kata Hye Mi sambil menatap Sam Dong.

” Itu karena ……..” Sam Dong diam sebentar, kemudian berkata ” Itu karena kau ingin makan sushi. Bukankah kau bilang sushi itu sangat lezat ? ”

” Ya. Benar sekali “, kata Hye Mi sambil memegangi perutnya ” Tidak peduli sushi atau apa, asalkan aku bisa makan sesuatu sekarang aku akan sangat senang ”

” Bagaimana kalau kita mencari uang dulu ? ” kata Sam Dong, sebuah ide melayang di pikirannya setelah melihat orkestra jalanan.

” Mencari uang?. Bagaimana caranya? “, tanya Hye Mi.

Sam Dong mengajak Hye Mi mengamen dijalan. Orang-orang yang tadinya memberikan uang pada orkestra jalanan, kini berpaling menonton dan memberikan uang pada Sam Dong dan Hye Mi. Bahkan beberapa penonton ikut benrnyanyi dan menari bersama mereka.

Ketika sedang bernyanyi, tiba-tiba para penari jalanan datang dan menganggu pertunjukan mereka. Tapi tak berapa lama kemudian Jin Guk dan Jason datang melawan para penari itu. Mereka pun adu dance. Bahkan Baek Hee dan siswa Kirin yang lain pun ikut unjuk gigi.

Ketika sedang bernyanyi, tiba-tiba para penari jalanan datang dan menganggu pertunjukan mereka. Tapi tak berapa lama kemudian Jin Guk dan Jason datang melawan para penari itu. Mereka pun adu dance. Bahkan Baek Hee dan siswa Kirin yang lain pun ikut unjuk gigi.

Akhirnya murid-murid Kirin pun berhasil memenangkan adu dance itu. Sementara para penari jalanan itu meninggalkan mereka dengan marah. Bahkan ada salah seorang diantara penari itu yang menendang kotak uang Sam Dong. Dengan sabar Sam Dong mengambil kotak uang itu.Terlihat Hye Mi dan Baek Hee ber high-five. Sementara Jason mencari-cari Pil Suk, tapi ternyata Pil Suk tidak ada disitu.

Akhirnya murid-murid Kirin pun berhasil memenangkan adu dance itu. Bahkan Hye Mi dan Baek Hee ber high-five. Sementara Jason mencari-cari Pil Suk, tapi ternyata Pil Suk tidak ada disitu.

Sementara itu, dirumah sakit Ibu Pil Suk membawakan daging untuk putrinya itu “Kau butuh banyak protein “, katanya.

” Aku akan gendut kalau memakan ini ” keluh Pil Suk. ” Sulit sekali menurunkan berat badanku. Ibu ini…..” , katanya sambil memakan daging itu.

Sementara itu, dirumah sakit Ibu Pil Suk membawakan daging untuk putrinya itu “Kau butuh banyak protein “, katanya.

” Aku akan gendut kalau memakan ini ” keluh Pil Suk. ” Sulit sekali menurunkan berat badanku. Ibu ini…..” , katanya sambil memakan daging itu.

Sam Dong sekamar dengan Jason dan Jin Guk. Jason melihat Sam Dong, sepertinya ingin menanyakan sesuatu, tapi ragu. Tapi, akhirnya dia tidak tahan juga, lalu bertanya. ” Eeeeem…..kenapa aku tidak melihat Pil Suk ?”, tanyanya. ” Dimana dia?”.

” Pil Suk tidak ikut”, jawab Sam Dong. “Dia harus dirawat dirumah sakit karena sakit hepatitis.”

“Hepatitis ?!!!” , Jason terkejut. “Hepatitis apa?! A, B, atau C?”

Sam Dong terkejut karena tiba-tiba Jason berteriak. “Hepatitis ya hepatitis. Tidak ada A, B, atau C “, katanya.

“Kalau ia terkena hepatitis B atau C itu bisa sangat berbahaya” kata Jason marah-marah. “Kenapa kau begitu tenang? Teman macam apa kau ini?! Kau bahkan tidak peduli padanya ! ”

Sam Dong jadi kebingungan tak mengerti.

Hye Mi sekamar dengan Baek Hee da Ri Ah. Karena kelaparan Hye Mi tidak bisa tidur. Perutnya terus berbunyi. Untunglah Baek Hee memberinya sebungkus roti dengan cara menjatuhkannya di depan Hye Mi.

Hye Mi memakan roti itu di balkon kamar dengan berkerudung selimut. Saat itu Jin Guk juga berada diluar kamar dan melihat Hye Mi.

” Hye Mi ! ” panggilnya. ” Aku ingin bicara”

” Aku tidak ingin bicara denganmu”, Hye Mi menolak.

Ketika sedang asyik mengobrol, Kyung Jin dan Seung Hee melihat Oh Hyuk tertidur di sofa. Kyung Jin meminta Seung Hee membangunkan murid-murid. Setelah Seung Hee pergi, Kyung Jin membangunkan Oh Hyuk pelan-pelan.

“Guru Shi…..” Oh Hyuk bicara dalam tidurnya.

“Aku? Apa dia bermimpi tentang aku?” gumam Kyung Jin.

Jason mencari informasi tentang hepatitis di internet. Hepatitis B adalah penyakit yang bisa menyebabkan kematian. 70% kematian disebabkan karena hepatitis B. Jason jadi cemas setengah mati.

“Kenapa ini bisa terjadi?”keluhnya.

Ia menunduk melihat Sam Dong yang tertidur pulas tanpa rasa khawatir sama sekali. ” Hei..! Hei…! ” Jason ngomel-ngomel sendiri ” Ini masalah hidup dan mati teman kita !”.

Pil Suk menelpon Hye Mi. Dia mengatakan bahwa dia kan keluar rumah sakit besok.

Selesai menelpon, Hye Mi berjalan pergi. Dengan ragu, Jason memanggilnya.

“Hye Mi !’ , panggilnya ” Pil Suk….dimana dia?” tanya Jason dengan pelan.

“Pil Suk dirawat dirumah sakit dekat rumahnya”, jawab Hye Mi dengan santai. “Kenapa? Kau benar-benar khawatir atau hanya sopan-santun?”

“Tentu saja sopan santun..”, jawab Jason, kayaknya sih dia bohong. “Tapi,…hepatitis apa yang dideritanya?”

“Mereka pikir dia kena hepatitis A, ternyata dia kena hepatitis B”, kata Hye Mi bohong, dengan wajah meyakinkan.

“Apa??!!”, teriak Jason kaget, seraya mencengkeram bahu Hye Mi. “Benarkah?!!”.

Hye Mi mengangguk tanpa rasa bersalah. “Dia bilang, dia harus dirawat dirumah sakit untuk beberapa waktu”.

“Apa ini disebabkan karena berat badannya yang turun?”, gumam Jason dengan sedih. ” Berat badannya turun drastis..”

“Kalau hanya untuk sopan santun kenapa kau terlihat begitu cemas?”, tanya Hye Mi menyelidik.

“Teman kita kena hepatitis!” seru Jason. “Apa kau tidak cemas sama sekali?”.

“Aku cemas”, jawab Hye Mi santai.

“Seperti itukah ekspresi cemasmu??!!”seru Jason.

Hye Mi mengangguk dan tersenyum. “Ya. Wajahku selalu seperti ini saat aku sedang cemas.”

Jason berteriak marah-marah pada Hye Mi, lalu pergi.

Anggota K akan melakukan shooting lagu Love High. Hye Mi dan murid-murid yang lain ikut menonton.

Shooting dimulai…..

Jason berkelahi dengan keadaan terluka parah, ingin menemui kekasihnya Baek Hee. Ri Ah menembakkan pistol kearah Jason, tapi Baek Hee melindunginya. Justru Baek Hee lah yang tertembak.

Ri Ah bunuh diri. Baek Hee tewas dan Jason menangis sedih. Air mata Jason mengenai wajah Baek Hee, dan Baek Hee hidup kembali.

“Hye Mi”, panggil Sam Dong. “Tidakkah kau merasa musiknya terdengar sangat hambar ? Seperti daging yang dimasak, tapi ada bumbu yang kurang. Kalau ditambahkan sedikit garam pasti akan terasa lebih lezat.”

Hye Mi berpikir, “Setelah kau mengatakannya, aku jadi merasa ada sesuatu yang hilang”, katanya sependapat.

Sam Dong memandang ke kejauhan dan melihat pria oskestra jalanan yang menendang kotak uangnya kemarin, “Itu adalah pria yang dijalan kemarin”, katanya. “Aku harus memberinya pelajaran”.

Di rumah sakit, Pil Suk berteriak dengan histeris. Ibunya dan suster kemudian menghampirinya.

“Ada apa?”, tanya ibunya cemas.

“Berat badanku naik 2 kg!!” seru Pil Suk. “Apa yang harus aku lakukan ?”.

Tapi Ibu Pil Suk malah memukuli putrinya itu.

Di waktu yang sama, ternyata Jason menelpon Pil Suk. Tapi sayang sekali tidak diangkat, karena Pil Suk meninggalkan ponselnya di tempat tidur.

Jason jadi cemas setengah mati.

“Director, shooting di Jepang sudah selesai, kan?”, tanya Jason terburu-buru. “Aku ingin kembali ke Seoul duluan”.

Tanpa menunggu jawaban apa-apa, Jason segera pergi.

Sam Dong mengikuti pria yang kemarin menendang kotak uangnya. Pria itu sedang bertemu dengan teman-temannya.

“Dreamer! Berjuang!” seru pria itu dan teman-temannya dengan bersemangat.

Ternyata pria itu sedang membagikan selebaran konser grup musiknya pada setiap orang yang lewat.

“Datang dan tonton pertunjukan pertama kami”, kata pria itu. “Konser Dreamer”

Orang-orang menerima selebaran itu, tapi kemudian membuangnya ditempat sampah dekat tempat Sam Dong bersembunyi.

Oh Hyuk mengajak anak-anak ke konser Dreamer. Tempat itu sangat sepi karena tidak ada yang menonton.

Sam Dong tersenyum dan maju lebih dekat untuk menonton.

Pria yang menendang kotak uang itu melihat Sam Dong. Sam Dong tersenyum padanya. Dan pria itu balas tersenyum juga.

Sam Dong menoleh sekilas ke arah Oh Hyuk.

“Ayo kita mulai!”, seru Oh Hyuk pada anak-anak.

Anak-anak langsung maju, menari dan bertepuk tangan untuk meramaikan suasana.

Dreamer sangat berterimakasih pada murid-murid Kirin yang telah meramaikan konser mereka pada malam hari itu.

“Kau? Siapa namamu?”, kata pria yang menendang kotak uang itu.

“Aku?”, tanya Sam Dong keheranan.” Sam Dong. Song Sam Dong. Dia Go Hye Mi”, katanya sambil menunjuk Hye Mi.

Mereka menyuruh Sam Dong dan Hye Mi naik ke panggung. Sam Dong menggandeng tangan Hye Mi dan mengajaknya naik kepanggung.

“Ayo nyanyi bersama” kata pria itu.

“Oke!”, seru Sam Dong setuju. Sam Dong membisikkan sesuatu kepada gadis yang memegang biola. Gadis itu mengangguk, pertanda mengerti.

Gadis pemain biola segera memainkan musik.

“Ini, bukankah lagu Love High?”, tanya Oh Hyuk pada Kyun Jin.

“Apa Sam Dong menciptakan sendiri reff theme lagu irama Love High?” seru Kyung Jin.

Yeah…ternyata Sam Dong telah menggubah irama lagu itu.

Anggota K langsung naik ke atas panggung dan bersemangat karena lagu mereka terdengar jadi lebih bagus.

Hye Mi dan Sam Dong menyanyikan lagu itu. Jin Guk nge rap.

Semua orang menari bersama. Bahkan Baek Hee dan Hye Mi juga kembali akrab malam itu.

Direktur memotret semua kejadian malam itu.

“Aku tersihir”, kata Oh Hyuk.

Kyun Jin lagsung kaku. “Oleh siapa?”

“Oleh musiknya”, jawab Oh Hyuk. Tidak sensitif.

Tiba dirumah sakit, Jason langsung mencari-cari kamar Pil Suk. Sang suster mengatakan bahwa Pil Suk sedang ada di taman.

Saat itu Pil Suk sedang melakukan lompat tali dengan pakaian super tebal.

“Kim Pil Suk?” panggil Jason pelan

Pil Suk menolah dan kaget melihat Jason ada disitu. ” Bagaimana kau bisa ada disini?”, tanyanya terengah-engah. “Bukankah kau shooting video klip?”

“Bukankah kau menderita hepatitis B?”, tanya Jason.

“Bukan B, tapi A..” jawab Pil Suk.

“Go Hye Mi…..benar-benar… ” geram Jason kesal. “Sudahlah, aku pergi.”

“Apa kau kabur lagi?”, tanya Pil Suk.

Jason yang sudah mau pergi, berbalik lagi.

“Kau masih bertanya??!” bentak Jason. ” Karena kau…kau…benar-benar orang yang menjengkelkan.”

Jason pergi. Pil Suk malah jatuh pingsan.

“Pil Suk!” seru Jason, lalu segera menggendong Pil Suk dan membawanya ke rumah sakit.

Sekembalinya dari toilet, tidak sengaja Baek Hee  mendengar direktur membicarakan Hye Mi. Sepertinya dia sangat tertarik dengan Hye Mi. Baek Hee sangat shock mendengar bahwa Hye Mi akan dipilih untuk menggantikan posisinya.

Pria itu memberikan dua tiket bianglala pada Sam Dong.

“Aku bekerja disini”, kata pria itu. ” Ini hadiah untukmu”

“Hadiah?”, seru Sam Dong sangat senang sambil memeluk pria itu. “Terima kasih. Aku ingin pergi kesana dengan Hye Mi. Kau tau Hye Mi ,kan ? Dia gadis paling cantik disini. Hye Mi sangat ingin pergi ketempat ini”.

Sam Dong mengatakan pada Hye Mi agar menemuinya di pintu masuk nanti. Tapi ketika Hye Mi berjalan, Jin Guk segera menarik tangannya.

Di sisi lain, Sam Dong masih menunggu Hye Mi di pintu masuk, tapi Hye Mi tak kunjung datang juga.

Jin Guk menarik tangan Hye Mi. Hye Mi berusaha melepaskan diri tapi gagal. Gadis-gadis penggemar Jin Guk memotret mereka.

“Salah paham apa?!” bentak Hye Mi. ” Kaulah yang berjanji kita akan sepanggung bersama dan kau juga yang melanggar janji itu.”

“Karena itulah aku tidak meninggalkan Korea”, seru Jin Guk. “Ayahku ingin aku bersekolah di Amerika. Jika aku masih sama seperti sebelumnya, maka aku akan lenyap. Tidak akan ada orang yang tahu. Kau juga tidak akan tahu. Ia ingin menyembunyikan aku karena pemilihan., aku hanyalah kenangan buruk masa lalunya”.

Jin Guk menjelaskan semua pada Hye Mi. Agar tidak lenyap ia harus dikenal oleh semua orang di Korea.

“Aku ingin tetap disisimu”, ujar Jin Guk ” Karena itu, jangan lari. Jika kita terus seperti ini, itu hanya akan menyia-nyiakan waktu”.

Hye Mi pun mencair. Lalu ia mengenakan syal yang dipakainya kepada Jin Guk.

“Jika kau memakai  ini , orang tidak akan mengenalimu”, ujar Hye Mi. ” Kemana kau ingin pergi?”.

Sementara itu Sam Dong masih menunggu Hye Mi dengan sabar. Dia pun bertemu dengan In Sung dan Ah Jung yang mengatakan bahwa Jin Guk dan Hye Mi pergi bersama.

“Apa mereka berkencan?”, ujar In Sung. Sam Dong hanya terdiam.

 

Secara pribadi Oh Hyuk meminta bantuan Kyung Jin untuk membantu Sam Dong, Hye Mi, dan Pil Suk karena mereka akan masuk kelas seni Kyun Jin.

“Mungkin dimatamu mereka banyak memiliki kekurangan. Tapi jika kau mengenali mereka lebih dekat, mereka seperti permata. “, kata Oh Hyuk. “Hye Mi….walaupun ia terlihat keras diluar, tapi didalam dia seperti anak kecil dengan hati yang murni. Jika kau mengajarnya dengan sabar, ia akan jadi pendengar yang baik. Sam Dong kelihatan seperti orang bodoh yang hanya memperhatikan Hye Mi. Tapi, ia akan segera bersinar. Seperti yang kau lihat, dia adalah pencipta lagu yang sangat berbakat. Pil Suk adalah kebalikan dari Hye Mi. Walaupun dari luar terlihat lemah, tapi hatinya sangat kuat. Ia akan menjadi bintang yang luar biasa “.

“Kenapa kata-katamu terdengar seperti orang yang mau pergi?”, tanya Kyun Jin.

Oh Hyuk hanya tersenyum dan meminta agar Kyung Jin menjaga murid-muridnya. Entah kenapa Kyung Jin punya firasat yang tidak baik.

 

Pil Suk terbangun dengan Jason disampingnya. Ia sangat kaget, dan buru-buru memakai kaca mata dan merapikan rambutnya.

“Apa yang terjadi?’, tanya Pil Suk.

“Kau kelelahan karena terlalu banyak berolahraga”, jawab Jason.

Pil Suk menggeleng. “Aku menanyakan tentang dirimu”, katanya. “Kenapa kau masih disini?”.

“Jangan cemas. Aku akan segera pergi”, kata Jason.

“Kau datang menjengukku pada larut malam seperti ini apakah karena sopan santun juga?”, tanya Pil Suk. “Aku ingin tahu alasanmu”.

“Bukan untuk sopan santun,” jawab Jason jujur. “Aku datang karena…”, ia terdiam sejenak. “Aku datang karena ingin mendengarmu bernyanyi. Kau tahu, aku hanya menyukai suaramu”.

Pil Suk kecewa. Ia tersenyum dan mengangguk. “Ya. Tentu aku tahu”.

Jason menarik napas berat. Ia terlalu pengecut untuk mengatakan perasaannya yang sebenarnya. Ia lalu berdiri dan bergegas keluar dari kamar.

“Aku pergi”, kata Jason.

“Hati-hati”, jawab Pil Suk pelan.

Jason keluar dari kamar Pil Suk, dan bersandar di dinding untuk beberapa saat. Tak lama kemudian terdengar suara petikan gitar. Pil Suk bernyanyi. Jason jadi terpana.

Jin Guk dan Hye Mi bergandengan tangan, naik bianglala.

“Saat masih kecil, aku pernah punya keluarga,” kata Jin Guk , bercerita pada Hye Mi di dalam bianglala. “Saat hari anak, entah kenapa ayah datang. Waktu itu adalah hari pertamaku pergi bersama ayah ibuku ke taman bermain. Tapi karena disana sangat ramai, kami hanya bisa naik bianglala. Perasaanku saat itu sangat luar biasa”.

Jin Guk melanjutkan. “Saat ayah mencampakan aku, perasaan benci itu makin bertambah.”, katanya dengan mata berkaca-kaca. “Tapi karena hari itu…hanya karena satu hari. aku merasa tidak bisa meninggalkan ayah.”

Air mata Hye Mi menetes.

“Jika hari itu tidak pernah terjadi, semuanya akan menjadi lebih jelas “, kata Jin Guk lagi. Ia mendongak menatap Hye Mi. “Kenapa kau menangis?”

Jin Guk maju untuk menyeka air mata Hye Mi. “Kenapa kau menangis? Apa kau menangis karena aku ?”.

Jin Guk mendekatkan wajahnya ke wajah Hye Mi, lalu mencium bibirnya.

Sam Dong berdiri disisi kaca, menatap lurus ke arah bianglala. Dari sana terlihat dengan sangat jelas Hye Mi dan Jin Guk sedang berciuman. Air mata Sam Dong pun menetes.

 

Tiba-tiba terdengar suara seperti kilatan di telinga Sam Dong. Ia menutup telinganya kesakitan. Sam Dong pun terjatuh kelantai, masih menatap lurus kearah Hye Mi dan Jin Guk.

Akhirnya Sam Dong pingsan.

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s